Policy Brief: Kabupaten Tangerang Kreatif Untuk UCCN 2025
UNESCO Creative Cities Network (UCCN) merupakan inisiatif global yang bertujuan untuk mendorong kota-kota di seluruh dunia dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan memanfaatkan kreativitas sebagai pendorong pembangunan berkelanjutan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengeluarkan Persyaratan Pengajuan UCCN bahwa setiap Kabupaten Kota harus telah menjadi bagian dari Kabupaten Kota Kreatif Indonesia.
Dari hasil seleksi UCCN 2025, Kabupaten Tangerang masuk dalam nominasi 4 besar di tingkat Indonesia dan 2 Besar untuk kategori Craft and Folk Arts. Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar untuk bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), terutama dalam kategori Crafts & Folk Art atau Design, mengingat kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatifnya. Berikut Rekomendasi dari Laporan Penyusunan Dokumen Kabupaten Tangerang Kreatif untuk program kota kreatif Kabupaten Tangerang kedepannya, diantaranya:
1. Menetapkan Identitas Kreatif yang Kuat
- Fokus pada bambu sebagai ikon kreatif yang mencerminkan warisan budaya dan inovasi lokal.
- Mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kerajinan bambu, musik tradisional (karinding), dan seni pertunjukan sebagai daya tarik wisata dan ekspor budaya.
- Mempromosikan desain arsitektur berkelanjutan berbasis bambu dalam proyek-proyek perkotaan.
2. Mengembangkan Program Berbasis Komunitas
- Mendirikan pusat inovasi dan pelatihan untuk pengrajin bambu, desainer, dan seniman lokal.
- Menggelar festival tahunan berbasis budaya bambu yang menghubungkan kerajinan, musik, dan pariwisata ekoterapi.
- Membentuk inkubator bisnis kreatif untuk mendukung pengusaha lokal dalam produksi dan pemasaran produk kreatif.
3. Meningkatkan Kolaborasi Nasional dan Internasional
- Bermitra dengan kota kreatif lain di Indonesia seperti Pekalongan (Crafts & Folk Art) atau Bandung (Design).
- Berkolaborasi dengan universitas, arsitek, dan desainer internasional untuk riset dan pengembangan inovasi berbasis bambu.
- Mengajukan aplikasi resmi ke UCCN dengan dukungan akademisi, seniman, dan pemerintah daerah.
4. Memanfaatkan Teknologi dan Digitalisasi
- Mengembangkan platform digital untuk pemasaran produk kreatif dan cerita budaya.
- Memanfaatkan virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) untuk memperkenalkan wisata edukasi bambu.
- Mendorong e-commerce produk kerajinan untuk memperluas pasar internasional.
5. Mendorong Kebijakan yang Mendukung Ekosistem Kreatif
- Mengintegrasikan bambu dan seni lokal dalam perencanaan tata kota dan pariwisata.
- Menyediakan insentif bagi UMKM kreatif untuk meningkatkan produksi dan inovasi.
- Meningkatkan regulasi yang mendukung keberlanjutan sumber daya bambu dan lingkungan.
Berita Lainnya
-
08 May 2026
MOCH. MAESYAL RASYID MENGUMUMKAN KABUPATEN TANGERANG BERGABUNG DALAM BLOOMBERG PHILANTHROPIES YOUTH CLIMATE ACTION FUND UNTUK MENDORONG PERAN PEMUDA DALAM SOLUSI IKLIM
Kabupaten Tangerang merupakan salah satu dari 300 kota yang akan menerima pendanaan dan dukungan teknis ...
-
08 May 2026
MOCH. MAESYAL RASYID ANNOUNCES TANGERANG REGENCY JOINS BLOOMBERG PHILANTHROPIES YOUTH ACTION FUND TO ACTIVATE YOUNG PEOPLE IN DRIVING CLIMATE SOLUTIONS
Tangerang Regency is one of 300 cities that will receive funding and technical assistance to ...
-
27 Jan 2026
Musrenbang Kecamatan Legok Fokuskan Revitalisasi Pasar dan Infrastruktur Lingkungan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kecamatan Legok, secara interaktif di Gedung Serba Guna (GSG) ...
-
23 Jan 2026
Tangerang Regency is taking part in the Bloomberg Youth Climate Action Fund nomination.
The Regent of Tangerang Regency is promoting a climate change mitigation program through air pollution ...
-
23 Jan 2026
Musrenbang RKPD 2027, Kecamatan Sindang Jaya Perkuat Sektor Pariwisata, Infrastruktur, dan Pendidikan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sindang Jaya dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ...