Musyawarah Guru Bahasa Inggris Diskusi Kurassaki
TANGERANG -- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMP Kabupaten Tangerang menggelar diskusi progran Kurangi Sampah Sekolah Kita (Kurassaki). Fasilitator Program Kurassaki Imam Sutopo membuka sekaligus menjadi narasumber dalam diskusi yang berlangsung di ruang rapat Bappeda Kabupaten Tangerang, Kamis (16/6/2022).
Dalam diskusi itu, Imam Sutopo menjelaskan, berdasarkan data tahun 2020, setiap satu orang menghasilkan sampah sebanyak 0,7 Kg. Dan berdasarkan data itu juga, sampah warga Kabupaten Tangerang yang diangkut ke TPA Rawa Kucing sebesar 40 persen.
Dia menilai, 200-an kendaraan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak akan mampu mengangkut volume sampah sebesar itu. Selain sebaran sampah yang cukup luas, banyak truk sampah yang sudah uzur.
" Sehingga kendaraan pengangkut sampah tidak bisa beroperasi secara optimal. Untuk itu diperlukan solusi untuk mengurangi sampah-sampah ini," kata Imam.
Banyaknya volume sampah ini, papar Imam, terjadi dimana-mana. Ini akibat warga yang kurang kesadaran akan kebersihan. Imam menegaskan, persoalan sampah juga masih menjadi masalah serius di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.
Untuk mengatasi masalah sampah di sekolah, Pemkab Tangerang meluncurkan gerakan Kurassaki. Dalam program Kurassaki ini, siswa mewajibkan siswa untuk selalu membawa tempat makan dan minum sendiri. Para pedagang di sekolah pun tidak diperkenankan melayani siswa yang tidak membawa wadah sendiri.
" Semua siswa tidak boleh membawa apapun yang dapat menimbulkan sampah ke area belajar. Dengan adanya pola hidup seperti ini, maka permasalahan sampah pun juga akan teratasi," kata Imam.
Imam mengatakan, sasaran KURASSAKI adalah Seluruh sekolah tingkat SD dan SMP yang berada di Kabupaten Tangerang.(*)
Berita Lainnya
-
20 Aug 2026
MEKANISME PELAYANAN PENDAMPINGAN INOVASI
A. TujuanMekanisme pelayanan pendampingan inovasi bertujuan untuk memberikan fasilitasi kepada perangkat daerah dalam penyusunan, pengembangan, ...
-
15 Aug 2026
FREQUENTLY ASKED QUESTION
FAQ BAPPEDA Kabupaten Tangerang1. Apa itu BAPPEDA?Jawaban:BAPPEDA adalah perangkat daerah yang mempunyai tugas membantu Bupati ...
-
08 May 2026
MOCH. MAESYAL RASYID MENGUMUMKAN KABUPATEN TANGERANG BERGABUNG DALAM BLOOMBERG PHILANTHROPIES YOUTH CLIMATE ACTION FUND UNTUK MENDORONG PERAN PEMUDA DALAM SOLUSI IKLIM
Kabupaten Tangerang merupakan salah satu dari 300 kota yang akan menerima pendanaan dan dukungan teknis ...
-
08 May 2026
MOCH. MAESYAL RASYID ANNOUNCES TANGERANG REGENCY JOINS BLOOMBERG PHILANTHROPIES YOUTH ACTION FUND TO ACTIVATE YOUNG PEOPLE IN DRIVING CLIMATE SOLUTIONS
Tangerang Regency is one of 300 cities that will receive funding and technical assistance to ...
-
27 Jan 2026
Musrenbang Kecamatan Legok Fokuskan Revitalisasi Pasar dan Infrastruktur Lingkungan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kecamatan Legok, secara interaktif di Gedung Serba Guna (GSG) ...